Larantuka-Uskup Larantuka, Mgr. Fransiskus Kopong Kung, Pr memimpin ekaristi penguburan imam Tuhan, Romo Yoseph Sani Teluma di Gereja Katedral Reinha Rosario Larantuka, Senin (21/7/2025).
Uskup Frans menyebut Romo Yoseph Sani Teluma adalah sosok yang setia, tabah bahkan gembira meski sedang menderita sakit.
“Sejauh yang saya jumpai tidak pernah saya dengar keluhan sakit atau penyakit. Tabah, setia bahkan dengan gembira,” ujar Uskup Frans dalam kotbahnya.
Uskup Frans Kopong Kung mengatakan, dalam penderitaan sakit dan rupa-rupa tantangan, Romo Yoseph tetap setia.

Uskup Frans Kopong Kung mengisahkan, Romo Yoseph sudah 20 kali mengalami kecelakaan. Dan itu diceritakan oleh Romo Yoseph sendiri dengan bangga. Kini, Romo Yoseph telah pergi kepada Tuhan yang ia wartakan dan bicarakan tentang kasih dan kebaikannya kepada umat Allah yang dia layani.
“Bahwa lewat kematian seluruh perjuangan telah ia lewati dengan gembira, semangat, walaupun sakit tetap melayani dan mengabdi sebagai imam Tuhan,” imbuhnya.
Uskup Frans mengatakan, pengharapan satu-satunya kita ada pada Yesus, Dia adalah jalan kebenaran dan hidup. Dan setiap orang merindukan bersatu dengan-Nya dalam keabadian.
“Kita bersyukur atas ziarah iman ini bahwa kematiannya bukan untuk kita tangisi tetapi sukacita kerinduan. Romo tetap mendoakan kita dan keluarga yang dia layani,” tandas Uskup Larantuka tersebut.
Seusai perayaan ekaristi, Romo Yoseph Sani Teluma dikebumikan di pekuburan para pastor. Selamat jalan imam Tuhan, doakan kami selalu.*


0 Comments